Pengaruh Latihan Plyometric Terhadap Peningkatan Kemampuan Tendangan Dollyo Chagi Atlet Taekwondo Dojang PU Sumbar
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Masalah dalam penelitian ini adalah penurunan prestasi atlet taekwondo Dojang PU Sumbar yang diakibatkan oleh kurang maksimal dalam melakukan Tendangan Dollyo Chagi sehingga hal ini mempengaruhi konsentrasi dan komponen lain dari kondisi fisik mereka. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet atlet taekwondo Dojang PU Sumbar yang berjumlah 55 orang. Teknik penarikan sampel yaitu purposive sampling, pertimbangan yang diambil dalam penelitian ini yaitu laki-laki dari tingkatan dari sabuk Merah - Merah strip hitam karena dari tingkatan sabuk Merah - Merah strip hitam dapat melakukan tendangan dollyo chagi namun masih kurang daya ledak saat melakukan tendangan. Oleh karena itu, sampel dalam penelitian ini berjumlah 5 orang laki-laki. Instrumen dalam penelitian menggunakan Tes Kemampuan Tendangan Dollyo Chagi. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikan ɑ=0,05. Hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan kemampuan tendangan dollyo chagi atlet taekwondo Dojang Pu Sumbar. Hal ini terbukti dari hasil rata-rata pre-test 17.2 dan pos-test meningkat menjadi 22. Kemudian diperoleh Thitung (3,162) > Ttabel (2,132) pada taraf signifikan α = 0,05, dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan latihan plyometric terhadap peningkatan kemampuan tendangan dollyo chagi atlet taekwondo Dojang Pu Sumbar.