Pengaruh Latihan Plyometrics Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Bola Voli SMK Negeri 1 Kota Solok
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya penguasaan teknik daya ledak otot tungkai atlet bolavoli SMK Negeri 1 Kota Solok menyebabkan prestasi atlet bolavoli masih rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan plyometrics terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai atlet bolavoli SMK Negeri 1 Kota Solok. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest dan posttest satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini 34 orang atlet, yaitu atlet putra 15 orang dan atlet putri 19 orang. Teknik penarikan sampel yaitu purposive sampling, jadi sampel pada penelitian ini adalah atlet putra yang berjumlah 15 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan teknik tes pengukuran penampilan keterampilan pencak silat. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikan ɑ=0,05 dan uji normalitas menggunakan uji liliefors. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai atlet bolavoli SMK Negeri 1 Kota Solok dengan skor rata-rata 77,20 tendangan T pada pre-test, dan skor rata-rata 83,12 daya ledak otot tungkai pada post-test. Hal ini terbukti secara signifikan, dimana setelah dilakukan uji “t” diperoleh hasil thitung = 10,571 > ttabel = 1,76131. Jadi, Ho di tolak sedangkan Ha diterima. Kesimpulan, dengan latihan plyometric yang dilaksanakan meningkatkan daya ledak otot tungkai atlet bola voli SMK Negeri 1 Kota Solok sehingga tes yang dilaksanakan pada tes akhir mengalami peningkatan yang maksimal.
Kata kunci: Latihan plyometric, daya ledak otot tungkai, bolavoli.